Sepotong Pelangi
Mejikuhibiniu
Warna busurmu
Menghiasi langit biruku
Mengalahkan awan kegelapan dan petir yang bersahutan
Warna-warni
Rupa wajahmu
Mengingatkanku akan jalan setapak yang kulalui
Meski kau lebih beruntung
Dengan warna-warna cerahmu
Terasa semarak dan meriah, tanpa kerikil-kerikil tajam yang menghalangi
Sepotong pelangi
Kutemukan hari ini
Dalam cerahnya hari dan sinar mentari yang panas
Sepotong pelangi
Membuatku takjub
Terpesona akan keindahanmu
Meski bukan seluruh busurmu yang kokoh
Dan rupamu yang tampan membentang langit
Sepotong pelangi
Membakar fantasiku yang liar
Membawaku ke dalam vorteks imajiner
Merangkai mimpi-mimpiku jadi satu
Dalam kenyataan…

Muhammad Iqbal Said:
on November 15, 2006 at 7:42 pm
yeaah….
hari ini aernya gak muncrat, jadi aja gak keliatan lagi pelanginya